Pilih IUD atau KB Suntik?

Kontrasepsi dikenakan semacam obat mencegah kehamilan. Kontrasepsi sendiri ada banyak pilihan. Dengan kiat garis besar dipecah jadi 5 teknik kontrasepsi, yaitu kontrasepsi alami (hubungan intim terputus, kalender, amenore laktasi), kontrasepsi barier (kondom, diafragma, spermisida), kontrasepsi hormonal (pil atau suntikan), kontrasepsi dalam rahim (IUD / AKDR), dan kontrasepsi bedah (vasektomi dan IUD tabung dan IUD tabung dan injeksi Mana yang lebih baik di antara keduanya?

Banyak wanita bingung menyelaraskan IUD kontrasepsi dan kontrol kelahiran suntik. Pada Saat Kalian menjatuhkan opsi Anda, ada beberapa hal tentang kedua kontrasepsi yang bisa jadi pertimbangan.

Sekilas tentang IUD

Intra-uterine contraceptive device (IUD) atau alat kontrasepsi dalam isi (AKDR) ialah jenis kontrasepsi dalam isi cukup diminati oleh wanita karna ada efektivitas 99,5 persen dalam menjauhi kehamilan.

IUD ialah alat kontrasepsi yang dimasukkan ke dalam rahim. Mereka berdimensi relatif kecil, terbuat dari plastik fleksibel, ada kumparan tembaga, atau beberapa mempunyai isi hormon di akhir, yang ada benang untuk mempermudah para ahli memantau kedatangan mereka. Di Indonesia, IUD yang paling umum dijumpai di fasilitas kesehatan ialah IUD CuT-380A, yang berwujud T dan ditutupi tembaga.

Secara umum, akhir profesi IUD ialah menjauhi pertemuan telur dengan sperma, maka takkan anda pembuahan. Dalam IUD yang ada isi tembaga, muatan tembaganya mampu menciptakan status serupa “peradangan”, akibatnya dapat meruntuhkan momen sperma saat sebelum dapat bersua telur. Sebaliknya, dalam IUD yang memiliki hormon, karirnya membuahkan campuran lendir yang lebih lekat di mulut rahim, maka menghalangi pergerakan sperma. Pemasangan

IUD lazimnya direkomendasikan disaat menstruasi, padahal tak terlalu banyak darah. Ini lantaran sepanjang menstruasi, mulut rahim terbuka dan lebih simpel memasuki IUD, bagaikan akibat dari rasa sakit pada ketika pemasangan bakal berkurang. Namun, bila Kalian mengakhirkan untuk menginstal IUD antara siklus menstruasi, Kamu harus mengecek kehamilan bahkan dulu untuk memutuskan Kamu tak hamil, akhirnya IUD enak untuk menginstal. IUD

IUD tentunya punya sisi positif dan negatif. Sisi positifnya:

  • jangka panjang, yaitu 3-5 tahun tergantung pada jenisnya.
  • Jika Kalian berencana untuk mempunyai anak (lagi), Kamu bisa kembali mandul dengan metode yang cepat seusai membersihkan IUD.
  • Nyaman dikenakan oleh wanita postpartum dan ibu menyusui lantaran tak menguasai produksi ASI.

Sisi negatifnya:

  • Memiliki kecondongan mahal dibanding dengan kontrasepsi lainnya.
  • IUD selalu mendatangkan lebih banyak darah menstruasi, ada juga keberatan dengan nyeri perut dan pinggang yang lewat batas sepanjang menstruasi.
  • IUD tidak dapat mencegah konsumennya dari penyakit berjangkit seksual.

Sumber : tundakehamilan.com

 

You May Also Like